CS: 0888-7430-612 admin@salamproperty.com

Musim mudik telah tiba. Bagi perantauan atau pekerja migran, mudik lalu berkumpul bersama sanak-saudara menikmati kebersamaan hari Raya Idul Fitri menjadi momen yang dinanti-nantikan. Kata mudik identik dengan perayaan hari raya umat muslim di Indonesia. Mudik berasal dari singkatan kata bahasa Jawa ‘Mulih Dhisik’ atau pulang sebentar ke kampung halaman, kota atau negara asal. Kini, mudik telah menjadi salah satu tradisi khas lebaran di Indonesia.

Risiko mulai dari macet di jalan yang tidak terprediksi, rute jalan yang tidak hafal dan bisa membuat nyasar perjalanan, keselamatan jiwa saat berkendara. Lalu, apa strateginya agar mudik dengan kendaraan pribadi tahun ini bisa berjalan dengan lancar, aman dan selamat di tujuan? Berikut 4 tips yang wajib Anda cermati jika Anda memutuskan untuk mudik dengan kendaraan pribadi versi Taman Darussalam Kuranji.

1. Periksa Kondisi Kendaraan

Hal utama dan paling penting dilakukan sebelum mudik adalah memeriksa kondisi kendaraan Anda terlebih dulu. Lakukan cek mobil atau motor ke bengkel terdekat. Kondisi kendaraan Anda menjadi faktor terpenting dan paling berpengaruh pada keselamatan Anda dan keluarga jika mudik dengan kendaraan pribadi.

Untuk mobil, usahakan untuk periksa mesin, rem, oli, air bag dan roda. Untuk motor, mesin, rem dan ban motor harus dipastikan dalam kondisi baik. Jangan meremehkan hal ini, karena banyak terjadi kecelakaan di jalan dikarenakan kondisi kendaraan kurang layak untuk dipakai mudik.

2. Hindari Mengangkut Penumpang Melebihi Kapasitas Kendaraan

Untuk keselamatan dan kenyamanan ketika mudik, sebaiknya hindari mengangkut beban atau orang yang melebih kapasitas dari kendaraan Anda. Pada dasarnya, setiap kendaraan didesain untuk mengangkut beban atau orang sesuai kapasitasnya masing-masing.

Namun, jika terjadi kelebihan beban, hal ini berpotensi pada keselamatan semua penumpang. Misal untuk sepeda motor, kapasitas normalnya adalah untuk 2 orang, jika Anda memiliki seorang anak kecil yang berusia dibawah 7 tahun, maka berkendara bertiga masih diperbolehkan.

Tapi, hal ini berbeda situasinya jika Anda memiliki dua orang anak, kapasitas akan melebihi beban muatan normalnya. Untuk mobil, jika kapasitas mobil hanya untuk 7-8 orang, maka sebaiknya jangan digunakan untuk mudik dengan mengangkut 10 orang. Hal ini tidak sehat dan berbahaya untuk keselamatan Anda dan keluarga.

3. Istirahat Saat Kelelahan

Perjalanan yang jauh dan macet akan membuat badan lelah. Jangan paksakan diri untuk terus menyetir jika Anda sudah kelelahan. Ambillah waktu untuk beristirahat di tempat peristirahatan terdekat, misalnya di pom bensin terdekat atau tenda-tenda peristirahatan terdekat. Kembalilah menyetir ketika tubuh sudah kembali fit. Miliki prinsip berkendara yang aman dan nyaman, sebab itu istirahat menjadi hal pertimbangan penting.

4. Membawa Brosur dan Flyer ketika mudik

Disaat perjalanan anda yang jauh menuju kampung halaman, akan banyak hal yang terjadi di perjalanan salah satunya bisa bertemu para pemudik lainya, sembari temu ramah dan tegur sapa ada baiknya anda berkenalan dan memprospek kerabat perjalanan anda tentang perumahaan syariah bernuansa madinah di kota Padang. dan ketika tiba di kampung halamanpun anda juga akan bertemu dengan sanak,keluarga dan tetangga yang bersilaturahmi sembari memperkenalkan hunian ramah anak dengan fasilitas terlengkap di Sumatera Barat.
dan terpenting jangan lupa meninggalkan no telpon dan no WhatsApp yaa….